Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

Tsundoku: Tren Mendekorasi dengan Buku

Dec 29, 2021

Terang jika buku ialah object untuk dibaca, baik untuk maksud nikmati sastra, pelajari text akademis, atau pelajari beberapa macam ketrampilan. Tetapi, ada pula peluang membuat dekorasi dengan buku. Ini dikenali sebagai tsundoku dan sebagai trend yang makin bertambah dipakai orang saat membuat dekorasi ruangan mereka.

Ini ialah istilah asal Jepang, yang terbagi dalam mendapat buku untuk maksud dekorasi. Salinan kemungkinan sudah dibaca atau diperkirakan untuk dibaca di periode kedepan. Yang perlu ialah membuat dekorasi beragam tempat rumah dengan mengendalikannya.

Apakah itu “tsundoku”?

Tsundoku ialah gestur asal Jepang yang etimologinya datang dari gabungan dua kata. Di satu segi, tsude oku, yang merujuk pada menimbun barang; di lain sisi, dokusho, yang memiliki arti “membaca buku.” Gabungan ke-2 nya mengarah pada rutinitas yang serupa dengan bibliomania, yaitu mengumpulkan buku secara kompulsif.

Tetapi, bibliomania lebih berkaitan dengan masalah obsesif yang dari sindrom penumpukan atau penumpukan kompulsif. Dalam pada itu, tsundoku bisa diartikan sebagai trend dekorasi yang memakai buku untuk menghiasi interior.

Pada umumnya, trend dekorasi ini lebih banyak dihubungkan link slot gacor dengan minimalis atau penyediaan beberapa benda eksklusif. Tetapi, tsundoku ialah seni yang makin terkenal, di mana buku yang sudah dibaca dan buku yang hendak dibaca bisa dipakai. Disamping itu, bisa saja untuk mengikutkan salinan baru, sisa, atau kedaluwarsa, yang membuat praktek ini benar-benar gampang dijangkau.

Asal mula tsundoku

Trend itu ada pada era ke-19 di Jepang di bawah pemerintah Kaisar Meiji. Ini ialah saat yang dikenali dalam budaya negara tersebut untuk perubahan ke modernisasi dan westernisasi.

Membuat dekorasi dengan buku jadi detil positif untuk rumah, lepas dari apa pembacaan telah usai atau masih terlambat. Di lain sisi, kedatangan dan perenungan bahan bacaan menggerakkan pencapaian salinan baru